Inspirasi Bisnis Ramah Lingkungan Yang Menguntungkan

Tips Cerdas Menciptakan Bisnis Ramah Lingkungan

Saat ini isu tentang keberlangsungan lingkungan sudah menjadi hal yang dianggap sangat penting dan perlu sesegera mungkin dicarikan solusinya. Dengan kondisi lingkungan yang sudah semakin memburuk, nyatanya tidak sedikit orang yang mulai melirik langkah penyelamatan lingkungan sebagai peluang bisnis yang menjanjikan.

Sebagai contoh dengan memasyarakatkan pelaksanaan program 3R (reuse, reduce, recycle), terbukti banyak sekali peluang yang bisa dikembangkan dengan upaya untuk mengantisipasi pemanasan global. Memanfaatkan banyak benda yang tidak lagi terpakai menjadi berdaya guna kembali, tak jarang justru melahirkan kreasi baru yang tidak hanya kreatif namun juga inovatif. Dan bagi rekan-rekan yang mempunyai pandangan terkait dengan bisnis ramah lingkungan, berikut adalah beberapa tips sederhana yang bisa anda terapkan untuk mendukung bisnis anda.

Ketika kita ingin memutuskan terjun dalam bisnis ramah lingkungan, hal pertama yang wajib kita lakukan adalah dengan meminimalisir produksi limbah itu sendiri. Semakin tingginya tingkat konsumsi masyarakat modern ditambah dengan kurangnya akses untuk pengolahan sampah dan limbah, membutuhkan langkah nyata utamanya bagi kita yang ingin berbisnis ramah lingkungan.

createimage_small-php

Cara yang paling mudah adalah untuk mengurangi limbah yang dihasilkan dari bisnis kita terutama yang bersifat B3, Bahan Berbahaya dan Beracun. Jenis limbah seperti ini, akan memberikan dampak buruk secara langsung terhadap lingkungan baik itu ekosistem maupun tanaman dan secara tidak langsung juga berdampak pada manusia.

Manfaatkan Kembali Limbah yang Ada

Sesuai dengan ruh yang terkandung dalam bisnis ramah lingkungan, pada dasarnya kita mencoba untuk menyelesaikan masalah penumpukan limbah ataupun sampah yang dulunya dianggap sangat mengganggu namun menjadi sesuatu yang lebih berguna dan dapat dimanfaatkan kembali. Inilah tantangannya bagaimana kita bisa melihat peluang dari tumpukan limbah.

Jenis limbah yang bisa kita gunakan juga sangatlah beraneka raga, mulai dari sampah plastik, kertas, logam bahkan beberapa jenis sampah organik seperti tulang ikan hingga humus dari hewan.

Tinggal bagaimana kita bisa keluarkan kreatifitas dalam pengolahan limbah yang ada. Akan lebih baik jika kita kisah mulai dari limbah yang ada di sekitar kita. Jadi selain bisa menjadi lahan peluang bisnis, namun juga akan memberikan dampak positif yang nyata bagi lingkungan sekitar.

Optimalkan Penggunaan Energi Terbarukan

Seperti kita tahu kebanyakan dari bisnis utamanya bisnis produksi, membutuhkan energi bahan bakar seperti untuk proses memasak hingga membuat bagian dari produk kita. Dan bagi anda yang mempunyai pandangan untuk berbisnis ramah lingkungan, tips yang bisa dilakukan adalah dengan mengoptimalkan penggunaan energi terbarukan.

Jenis energi terbarukan ini sebagai contoh dengan menggunakan cahaya matahari untuk pengganti lampu, bahan bakar bioetanol yang terbuat dari tanaman sebagai pengganti bahan bakar fosil, hingga penggunaan potensi tenaga air untuk menggerakkan turbin listrik. Pemanfaatan tersebut bisa Kita sesuaikan dengan kondisi lingkungan serta skala bisnis yang kita jalankan.

Tempat Usaha yang Ramah Lingkungan

Bagi rekan-rekan yang telah mempunyai bisnis dalam skala cukup besar, tentu membutuhkan ruang ataupun gedung produksi yang cukup. Lagi-lagi kita bisa menerapkan pola bisnis ramah lingkungan, dengan membuat gedung yang ramah lingkungan pula.

Contoh sederhananya yakni, dengan memperbanyak ventilasi udara sehingga baik udara segar maupun cahaya matahari bisa bebas masuk ke dalam ruang produksi. Ini tentu menguntungkan, karena kita perlu memasang pendingin ruanga atau lampu sebagai penerangan.

Selain itu penggunaan material yang bebas dari bahan kimia juga menjadi bukti bahwa anda sebagai pengusaha memiliki concern terhadap kelestarian lingkungan., penggunaan bahan yang bebas dari unsur kimiawi, tentu juga akan membuat kondisi gedung saham menjadi lebih sehat dan nyaman.

Pada dasarnya untuk bisa mendukung upaya pelestarian lingkungan tidaklah membutuhkan langkah yang berat biaya yang sangat besar. Yang terpenting adalah keyakinan dan juga langkah nyata untuk segera memulai aksi penyelamatan lingkungan tersebut.

Inspirasi Bisnis yang Ramah Lingkungan

Kali ini kita akan membahas mengenai bisnis yang ramah dengan lingkungan. Seperti yang kita ketahui jika grafik kesehatan dan juga kebersihan lingkungan di Indonesia tidak berbanding lurus dengan bertambahnya usaha di indonesia. Karena itulah saat ini mempertimbngkan keadaan lingkungan yang ada, bisnis yang ramah lingkungan menjadi salah satu solusi yang bisa anda lakukan.

Bagaimanapun juga membuat suatu bisnis berbasis ramah lingkungan menjadi titik penarik salah satunya, bisnis ramah lingkungan juga menguntungkan. Tentunya bisnis ini lebih tahan akan gelombang resesi ekonomi yang ada, energi yang dihemat juga sangat membantu anda untuk menghemat pengeluaran dan yang pasti anda ikut berkontribusi untuk memelihara lingkungan atas solusi masalah pemanasan global.

Berikut ini kami akan berikan inspirasi bisnis yang bisa anda gunakan sebagai ide usaha anda:

    1. Produk organik

Saat ini produk organik atau yang lebih sering disebut sebagai produk yang lebih alami sangat ramai kita temukan di lingkungan sekitar. Seperti saat ini banyak produk yang mencantumkan kata alami dan mnecantumkan bahan-bahan organik yang ada. Mulai dari sabun sampai kosmetik-kosmetik lainnya sudah dirambah oleh pasar produk organik. Bisnis ini sangat menjanjikan mengingat bahan-bahan pembuatannya dan juga respon pasar yang sangat baik. Jika anda tertarik utnuk melirik bisnis ini, perhatikan juga kualitas bahan-bahan yang akan digunakan karena hal ini sanat mempengaruhi kualitas produk yang anda ciptakan.

    1. Barang daur ulang atau handmade

Usaha terpopuler berikutnya yang bisa anda ikuti adalah bisnis barang daur ulang atau handmade. Barang- barang yang sudah tua dan tidak terpakai akan menambah pundi-pundi pendapatan anda. Manfaatkan barang-barang yang ada di sekitar anda dan cari ide kreatif yang kira – kira akan laku di pasaran. Anda bisa mengambil inspirasi dari beberapa bisnis barang buatan tangan saat ini, lihat saja selera pasar saat ini. Kemana condongnya selera pasar yang paing diminati saat ini. Ciptakan ide dan solusi terbaru dari barang yang akan anda ciptakan, tentunya hal ini akan membantu perekonomian anda.

    1. Makanan organik

Jika anda perhatikan saat ini banyak usaha makanan sehat atau makanan organik berlatar dari makanan untuk menurunkan berat badan. Sebetulnya, konsepnya sama dengan mengembangkan produk organik. Bagaimanapun juga anda bisa melihat perkembangan makan organik yang sangat pesat. Untuk beberapa paket makan siang dan makan malam anda sudah harus merogoh kocek sekitar 1.5 sampa 2 juta. Bagaimana, terdengar sangat menarik bukan?

Tentunya ini merupakan ladang terbaru yang sangat menjanjikan. Lakukan konsultasi dengan dokter gizi jikalau anda benar-benar ingin mengembangkan bisnis kuliner sehat ini. Karena tidak sembarangan saja anda bisa membuat bisnis kuliner sehat, segala nilai dan jumlah asupan gizi harus benar-benar dihitung.

Itulah beberapa ide yang dapat anda ambil dan kembangkan untuk membuat suatu usaha yang berkiblat ramah lingkungan. Tidak semua bisnis dan usaha melulu hanya soal keuntungan dan pendapatan yang kita dapat, namun juga penghitungan efek terhadap lingkungan. Dari sekarang, perhatikan dan lihat apa efek yang bisa anda kontribusikan kepada Indonesia. Jika sampai anda membuat keadaan semakin buruk, anda harus mulai memikirkan apakah bisnis anda layak untuk dipertahakan. Kembangkan inovasi dan ide kreatif anda untuk Indonesia yang lebih baik. Salam sukses!

10 Ide Bisnis Ramah Lingkungan

Bagi Anda yang sedang bingung mencari ide bisnis yang menguntungkan dan lebih tahan resesi, pertimbangkan untuk menghemat energi, memelihara lingkungan atau solusi masalah pemanasan global. Ini terutama berlaku bagi generasi Y yang memiliki semangat bisnis.

Saat pemulihan ekonomi, hal-hal berikut ini akan membantu Anda mendapatkan perhatian lebih dari investor. Sepanjang prinsip-prinsip bisnis dasar tidak terlupakan. Melakukan hal yang benar harus menguntungkan dan kompetitif jika ingin bisa terus berlanjut dan berkembang.

Berikut adalah 10 topik yang bisa memandu Anda menciptakan ide bisnis yang menguntungkan, baik bagi Anda, masyarakat dan lingkungan hidup:

  1. Kurangi, gunakan kembali daur ulang. Pikirkan bagaimana untuk mendaur ulang ponsel lama Anda. Ciptakan cara yang bertanggung jawab dalam membuang obat-obatan yang sudah lama. Hasilkan energi dari bahan-bahan yang Anda daur ulang.
  2. Budidaya cocok tanam yang berkelanjutan. Singkirkan racun dari bahan kimia buatan berbahaya seperti pestisida, pembunuh rumput, dan produk lainnya yang banyak ditemukan dalam penggunaan penyemprotan anti hama di lahan-lahan pertanian, dan mengurangi bahan kimia berbahaya di dalam produksi makanan.
  3. Pelestarian margasatwa dan sumber daya alam. Hijaukan kembali wilayah hutan yang gundul untuk meningkatkan kualitas air, dan pulihkan hutan-hutan alami. Lindungi margasatwa untuk mengembalikan seleksi alam dan lingkungan yang alami.
  4. Energi terbarukan. Hasilkan energi terbarukan bagi rumah kita, jual energi terbarukan untuk perusahaan/ korporat dan bangun rumah-rumah dengan orientasi ramah lingkungan, minimalkan penggunaan bahan bakar fosil, dan sebagainya.
  5. Transportasi alternatif. Bisa berupa kendaraan bertenaga baterai listrik yang ditenagai angin, hingga kendaraan bertenaga gelombang, air pasang, panas bumi, atau cahaya matahari di seluruh dunia.
  6. Peralatan yang lebih efisien. Hasilkan teknologi rumahan yang mampu memotong penggunaan energi secara signifikan, seperti pemanas air, pendingin udara yang lebih hemat listrik, pengatur suhu ruang yang lebih hemat, pencahayaan/ lampu, peralatan listrik lainnya.
  7. Makanan organik. Ini bisa dilakukan baik oleh bisnis kecil dan besar atau sebuah peternakan kecil, dan ini membantu swadaya sumber pangan di tiap daerah sehingga mengurangi penggunaan BBM untuk transportasi.
  8. Makanan cepat saji yang sehat. Kunjungi restoran-restoran cepat saji yang sehat daripada pilihan makanan lain yang lebih impulsif dan kurang menyehatkan.
  9. Selamatkan bumi. Pemanasan bumi, polusi air dan udara dan mengurangi penggunaan energi ialah beberapa di antaranya yang dibutuhkan.
  10. Bangunan ramah lingkungan. Telah banyak kita saksikan pembangunan rumah-rumah dan kantor ramah lingkungan, dari hal-hal kecil seperti pemilihan cat yang bebas bahan kimia berbahaya bagi lingkungan hingga hal yang besar seperti pemilihan dan instalasi panel surya.

Terdapat banyak program di luar sana untuk membantu perusahaan menjadi lebih ramah lingkungan dengan cara yang selaras dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup.

Ada tiga hal yang diperlukan sebuah usaha agar menjadi ramah lingkungan, yaitu economy (laba), ecology (manajemen sumber daya), dan kesamaan. Kesamaan merujuk pada isu-isu sosial perusahaan ramah lingkungan masa kini, bagaimana sebuah perusahaan mampu meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di mana ia berada.

Contoh Teknologi Ramah Lingkungan di Indonesia

 1.  Biogas adalah gas mudah terbakar (flammable) yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik oleh bakteri-bakteri anaerob (bakteri yang hidup dalam kondisi kedap udara). Pada umumnya semua jenis bahan organik bisa diproses untuk menghasilkan biogas, namun demikian hanya bahan organik (padat, cair) homogen seperti kotoran dan urine (air kencing) hewan ternak yang cocok untuk sistem biogas sederhana. Disamping itu juga sangat mungkin menyatukan saluran pembuangan di kamar mandi atau WC ke dalam sistem Biogas. Di daerah yang banyak industri pemrosesan makanan antara lain tahu, tempe, ikan pindang atau brem bisa menyatukan saluran limbahnya kedalam system Biogas, sehingga limbah industri tersebut tidak mencemari lingkungan di sekitarnya. Hal ini memungkinkan karena limbah industri tersebut di atas berasal dari bahan organik yang homogen. Jenis bahan organik yang diproses sangat mempengaruhi produktifitas sistem biogas disamping parameter-parameter lain seperti temperatur digester, pH, tekanan dan kelembaban udara. Salah satu cara menentukan bahan organik yang sesuai untuk menjadi bahan masukan sistem Biogas adalah dengan mengetahui perbandingan Karbon (C) dan Nitrogen (N) atau disebut rasio C/N.

2. Biopori atau yang biasa disebut dengan Teknologi Lubang Resapan Biopori merupakan metode alternatif untuk meresapkan air hujan ke dalam tanah, selain dengan sumur resapan. Pemanfaatan Biopori ini akan membuat keseimbangan alam terjaga, sampah organik yang sering menimbulkan bau tak sedap dapat tertangani, disamping itu juga dapat menyimpan air untuk musim kemarau.  Selain itu kelebihan dari Biopori ini adalah memperkaya kandungan air hujan, karena setelah diresapkan kedalam tanah lewat Biopori yang mengandung lumpur dan bakteri, air akan melarutkan dan mengandung mineral mineral yang diperlukan oleh kehidupan. Adapun tujuan Lubang Resapan Biopori (LRB) ini adalah agar air masuk sebanyak mungkin kedalam tanah.Kelebihan LRB lainnya adalah selain sederhana, alat ini sangat mudah digunakan oleh kaum perempuan.

Selain itu 10 manfaat dari LRB ini antara lain adalah memelihara cacing tanah; mencegah terjadinya keamblesan (subsidence) dan keretakan tanah; menghambat intrusi air laut; mengu-bah sampah organik menjadi kompos; meningkatkan kesuburan tanah; menjaga keanekaragaman hayati dalam tanah; mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh adanya genangan air seperti Demam Berdarah, Malaria, Kaki Gajah, (mengurangi masalah pembuangan sampah yang mengakibatkan pencemaran udara dan perairan); mengurangi emisi gas rumah kaca (CO2 dan metan); serta mengurangi banjir, longsor dan kekeringan.

3. Energi alternatif biofuel yang dapat diperbarui dapat memperkuat ketersediaan bahan bakar. Karenanya untuk mengembangkan bahan bakar tipe ini perlu kerja sama yang harmonis dari semua pihak, termasuk pemerintah, industri otomotif dan swasta. Ada dua macam jenis biofuel yang bisa dikembangkan yaitu, etanol dan biodiesel. Etanol berasal dari alkohol yang strukturnya sama dengan bir atau minuman anggur. Untuk membuat alkohol dilakukan melalui proses fermentasi dari bahan baku tumbuhan yang mengandung karbohidrat tinggi, seperti ketela pohon. Etanol dipergunakan untuk menggerakkan mesin berbahan bakar bensin.Khusus untuk mesin diesel, bias mempergunakan bahan bakar jenis biodiesel. Diproduksi dari dari senyawa kimia bernama alkil ester yang bisa diperoleh dari lemak nabati. Bahan ester ini memiliki komposisi yang sama dengan bahan bakar diesel solar, bahkan lebih baik nilai C-etananya dibandingkan solar. Sebagai bahan bakar cair, biodiesel sangat mudah digunakan dan dapat langsung dimasukkan ke dalam mesin diesel tanpa perlu memodifikasi mesin. Selain itu, dapat dicampur dengan solar untuk menghasilkan campuran biodiesel yang memiliki C-etana lebih tinggi. Biodieselpun sudah terbukti ramah lingkungan karena tidak mengandung sulfur. Menggunakan biodiesel dapat menjadi solusi bagi Negara Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar solar sebesar 39,7%.

4. Fenomena alam sering menjadi inspirasi bagi peneliti untuk menciptakan teknologi ramah lingkungan. Biopulping adalah salah satunya yang meniru proses mikroorganisme pada proses pelapukan untuk digunakan dalam tingkat industri. Alam sering memberi ide cemerlang bagi hidup manusia dari proses pelapukan kayu, ranting, daun atau lainnya. Saat bahan-bahan itu melebur, terjadi pembusukan yang membuatnya hancur bersama alam. Tak ada sampah atau limbah. Bila ditelaah lebih detail, proses tersebut dimotori oleh mikroorganisme. Mikroorganisma yang terdiri atas sejumlah mikroba membantu proses pelapukan sehingga sampah alam itu terurai, kembali menjadi tanah berupa humus. Hasil kerja mikroorganisma yang sempurna tak menghasilkan polusi tersebut memberi inspirasi pada para ilmuwan kita untuk memanfaatkannya dalam sektor industri. Industri kertas dan pulp terkenal dengan limbahnya yang sulit diatasi. Limbah ini berasal dari bahan kimia seperti soda api, sulfit dan garam sulfida dalam proses penghilangan kandungan lignin. Bahan kimia inilah yang dianggap sebagai sumber pencemaran lingkungan.

Proses penggunaan sulfur mencemari udara dan sudah dilarang di sejumlah negara maju seperti Jerman. Pengolahan pulp yang ideal adalah biopulping, yakni mengolah pulp dengan menggunakan bantuan mikroba. Manfaat

biopulping yang menonjol adalah penghematan energi dan pengurangan pemakaian bahan kimia. Proses pembuatan bubur kayu alias pulp dan kertas biasa dilakukan dengan memasak serpihan kayu, jerami atau ampas tebu. Semuanya menggunakan bahan kimia. Tujuan proses ini untuk memisahkan komponen lignin. Dalam biopulping, bahan-bahan kimia tadi digantikan oleh sejenis mikroba yang bias mengeluarkan enzim dan mendegradasi lignin. Mikroba ini adalah golongan jamur atau fungi pelapuk kayu yang banyak dijumpai di alam bebas. Bahan pemutih kertas yang selama ini menggunakan bahan kimia seperti klorit dan hidrogen peroksida dapat digantikan dengan enzim-enzim yang dikeluarkan oleh fungi pelapuk. Beberapa enzim yang sangat dikenal untuk menguraikan lignin adalah manganese peroksidase, laccase dan lignin peroksidase.

Sepeda.

Sekarang dikembangkan kelompok-kelompok masyarakat yangmengusung ide penggunaan sepeda sebagai alternatif alat transportasi yang ramah lingkungan seperti gerakan Bike-to-Work (B2W). Sepeda dapat digunakan dengan kecepatan rata-rata 20 km/jam dan daya jelajah sekitar 1-5 kilometer.

Sepeda Listrik.

Alternatif lain dari sepeda manual adalah sepeda yang digerakkan dengan tenaga listrik baterai yang dapat diisi ulang. Di samping lebih hemat biaya, sepeda ini juga tidak menimbulkan kebisingan dalam penggunaannya dibandingkan sepeda motor. Kecepatan berkendaraan maksimum jenis sepeda ini adalah sekitar 40-60 km/jam dengan daya jelajah hingga 60 km.

Kendaraan Hybrid.

Adalah kendaraan yang dikembangkan dari bahanyang ultra-ringan tapi sangat kuat seperti komposit. Sumber tenaga kendaraan jenis ini umumnya merupakan campuran antara bahan bakar minyak dan listrik yang dibangkitkan dari putaran mesin kendaraan melalui teknologi rechargeable energy storage system(RESS). Kendaraan jenis ini diklaim sebagai memiliki tingkat polusi dan penggunaan bahan bakar yang rendah.

Kendaraan hypercar.

Kendaraan jenis ini memiliki fitur konstruksi yang sangat ringan, desain yang aerodinamis, penggerak berbahan baker hybrid dan beban aksesoris yang minimal.

demikian postingan tentang beberapa contoh teknologi ramah lingkungan..

PENGERTIAN RAMAH LINGKUNGAN DAN CONTOHNYA

  •  Pengertian ramah lingkungan dan contohnya itu apa sih ?
  • Apa itu ramah lingkungan ? Apa arti kata ramah lingkungan ?
  • Apa yang dimaksud dengan ramah lingkungan ?
  • Apa pengertian industri ramah lingkungan ?
  • Apa pengertian energi ramah lingkungan dan contohnya ?

Pengertian Ramah Lingkungan Menurut Para Ahli

Arti ramah lingkungan adalah :

Definisi ramah lingkungan adalah sesuatu yang tidak merusak alam lingkungan di sekitarnya atau suatu progam yang tidak membuat dampak buruk atau dampak negatif terhadap lingkungan sekitar.

Pengertian ramah lingkungan adalah segala sesuatu yang bersifat tidak merusak lingkungan serta mampu menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar.

Lingkungan alam di sekitar merupakan tempat kita hidup dan mencari penghidupan. Makanan, minuman, dan semua kebutuhan kita berasal dari alam. Untuk itu kita harus menjaga kelestariannya. Jika alam rusak maka manusia pula yang akan mendapat akibatnya. Seperti penebangan hutan yang tanpa aturan menyebabkan banjir sehingga lahan pertanian rusak dan petani pun merugi.

Untuk menanggulangi hal ini aktivis lingkungan giat menyuarakan konsep ramah lingkungan. Ada teknologi ramah lingkungan, gaya hidup ramah lingkungan, produk ramah lingkungan, energi ramah lingkungan, dan lain sebagainya. Istilah ramah lingkungan dapat diartikan segala sesuatu yang sifatnya tidak merusak lingkungan melainkan menjaga dan melestarikannya.

Teknologi berkembang pesat yang membuat kehidupan manusia semakin mudah. Teknologi memungkinkan kita menempuh jarak yang jauh dalam waktu singkat, berbicara dengan orang lain yang jaraknya ribuan kilometer, dan masih banyak lagi kecanggihan teknologi yang dapat kita manfaatkan. Akan tetapi perkembangan teknologi juga turut menyebabkan kerusakan lingkungan, seperti polutan yang berasal dari alat-alat teknologi, limbah yang dihasilkan dari proses produksinya, dan lain sebagainya.

Untuk itu muncul istilah teknologi ramah lingkungan. Pengertian teknologi ramah lingkungan adalah teknologi yang proses produksi, penggunaannya, dan barang bekas atau limbahnya tidak menyebabkan kerusakan lingkungan. Hal ini dapat dilakukan dengan cara meminimalkan polutan yang berasal dari alat teknologi, memakai sumber daya alam dengan bijaksana, serta mengolah limbah teknologi dengan baik. Contoh teknologi ramah lingkungan seperti mobil dan sepeda listrik, lampu tenaga surya, dan kulkas tanpa freon.

Selain teknologi juga giat disuarakan oleh aktivis lingkungan gaya hidup yang ramah lingkungan. Seperti yang kita ketahui, pada zaman sekarang manusia hidup tanpa memperdulikan kelestarian alam. Menggunakan bahan bakar, kertas, dan lain-lain seenaknya tanpa memikirkan dampaknya pada lingkungan. Misalnya saja kertas yang kita gunakan sehari-hari. Bahan baku kertas berasal dari pohon. Jika kita menggunakan kertas berlebihan tentu saja turut menyebabkan kerusakan hutan.

Gaya hidup ramah lingkungan dapat diwujudkan dengan cara mengurangi penggunaan sumber daya alam, mengurangi karbondioksida yang dihasilkan dalam kehidupan sehari-hari, dan cara-cara lainnya. Contohnya seperti mengurangi penggunaan kertas, menggunakan sepeda ketika bepergian ke tempat yang tidak terlalu jauh, mengurangi penggunaan plastik, menanam tumbuhan di halaman rumah, dan masih banyak lagi yang dapat kita lakukan untuk menjalankan gaya hidup ramah lingkungan.

Pengertian energi ramah lingkungan adalah berbagai macam bentuk energi yang dihasilkan dengan menggunakan sumber daya alam yang lebih rendah serta menghasilkan limbah atau emisi yang lebih rendah pula. Contoh energi yang ramah lingkungan dapat dapat dihasilkan dengan menggunakan : Sel Surya, Kincir Angin, Kincir Air, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi dsb.

Pengertian industri ramah lingkungan adalah suatu kegiatan atau usaha pengolahan bahan mentah atau barang setengah jadi menjadi barang jadi yang mempunyai value (nilai tambah) dengan menggunakan konsep zero waste yaitu tidak menghasilkan limbah sama sekali.

Contoh industri ramah lingkungan di Indonesia yang sudah berbentuk pabrik yaitu PT Tirta Investama (Aqua), PT Sinar Sosro (pabrik Ungaran), PT Djambi Waras Jujuhan, Star Energy Geothermal Wayang Windu Limited dsb.

Contoh produk ramah lingkungan atau jenis produk ramah lingkungan antara lain : kantong belanja yang terbuat dari bahan kertas, tas yang terbuat dari bahan kayu, aneka kerajinan rotan, lampu LED, minyak kacang,  Nippon Paint Green Choice Series (cat berbahan dasar air), gabus penutup botol wine (yang terbuat dari kulit kayu) dsb.

Itulah penjelasan singkat tentang ramah lingkungan dan contohnya. Mudah-mudahan kalian bisa memahami pengertian teknologi ramah lingkungan secara umum ya !

Produk Ramah Lingkungan Dan Tidak Ramah Lingkungan

  1. Prinsip Dasar Industri Ramah Lingkungan

Ramah lingkungan pada dasarnya adalah penerapan konsep “zero waste”, pada pelaksanaanya industri ramah lingkungan diharapkan dalam proses industri melakukan strategi mencegah, mengurangi dan menghilangkan terbentuknya limbah sebagai bahan pencemar lingkungan. Hal tersebut dapat berjalan bila dalam aktivitasnya telah dirancang mulai dari bahan baku, teknologi proses sampai akhir kegiatan adalah ramah lingkungan. Untuk mendukung terlaksananya strategi tersebut diperlukan suatu perubahan yang mendasar dalam hal komitmen serta perilaku pimpinan dan karyawan, penyediaan sarana dan prasarana penunjang dan peningkatan kompetensi SDM. Industri yang menerapkan strategi ramah lingkungan mempunyai tujuan:

  1. menciptakan produk yang sehat, aman dan berkualitas,
  2. meminimalkan potensi kontaminasi bahan-bahan yang beracun atau berbahaya pada produk,
  3. melindungi kesehatan dan keselamatan pekerja
  4. meminimalkan terbentuknya limbah baik dalam jumlah dan toksisitasnya.

Untuk mencapai kondisi yang ramah lingkungan dalam suatu industry dapat diterapkan 6 (enam) prinsip dasar yaitu Refine, Reduce, Reuse, Recycle, Recovery dan Retrieve Energy. Model industri yang menerapkan 6 prinsip tersebut dapat berupa nir limbah (zero waste), produksi bersih (cleaner production), produktivitas hijau (green productivity) atau perusahaan hijau (greencompany). Model-model tersebut berupaya untuk meningkatkan produktivitas, menjaga keberlanjutan produksi dengan tetap memelihara kelestarian lingkungan dan kesehatan serta keselamatan pekerja.

  1. Refine, adalah penggunaan bahan atau proses yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan bahan atau proses yangada saat ini.
  2. Reduce, adalah pengurangan jumlah limbah atau kehilangan bahan dengan optimalisasi proses atau operasional menghasilkan limbah yang mengalami pemborosan. Contoh: mengganti keran atau pipa bocor, memasang alat penangkap ceceran/lelehan.
  3. Reuse, adalah pemakaian kembali bahan-bahan atau limbah pada proses yang berbeda.
  4. Recycle, adalah penggunaan kembali bahan-bahan atau sumberdaya untuk proses yang sama.
  5. Recovery, adalah kegiatan pengambilan kembali sebagian material penting dari aliran limbah untuk pemanfaatan ulang dalam proses atau dimanfaatkan untuk proses atau keperluan lain.
  6. Retrieve Energy, adalah pemanfaatan limbah untuk digunakan sebagai bahan bakar atau dalam arti yang luas adalah penghematan energi dalam proses produksi.
  1. Manfaat Penerapan Strategi Ramah Lingkungan

Beragam manfaat dapat diperoleh perusahaan dengan menerapkan strategi ramah lingkungan. Beberapa manfaat tersebut diantaranya adalah:

  1. Sebagai pedoman bagi perbaikan produk dan proses produksi.
  2. Efektif dan efisien dalam penggunaan sumberdaya alam dan energi.
  3. Mengurangi atau mencegah terbentuknya bahan pencemar atau limbah.
  4. Mencegah berpindahnya pencemar dari satu media lingkungan ke media lingkungan lain.
  5. Mengurangi resiko terhadap kesehatan dan lingkungan.
  6. Mendorong pengembangan teknologi pengurangan limbah pada sumbernya, teknologi bersih dan produk akrab lingkungan.
  7. Menghindari biaya clean-up.
  8. Meningkatkan daya saing produk di pasar internasional melalui penggunaan teknologi baru dan/atau perbaikan teknologi.
  9. Kerjasama yang lebih erat antara pemerintah, agro-industri dan masyarakat.
  10. Pengurangan biaya yang tinggi karena penerapan system pengelolaan limbah ujung pipa (end off pipe treatment).
  1. Penerapan Teknik Ramah Lingkungan

Penerapan teknik ramah lingkungan pada industri dapat dimulai dengan hal-hal yang mudah dan tidak memerlukan biaya investasi dan secara bertahap dikembangkan sesuai dengan kesiapan perusahaan. Secara garis besar, pilihan penerapan industri ramah lingkungan dapat dikelompokkan dalam 5 (lima) bagian yaitu:

  • Perubahan bahan baku
    1. Mengurangi atau menghilangkan bahan baku yang mengandung  bahan berbahaya dan beracun seperti logam berat, zat pewarna, pelarut.
    2. Menggunakan bahan baku yang berkualitas dan murni untuk menghindari kontaminasi dalam proses produksi.
    3. Menggunakan bahan-bahan daur ulang untuk menciptakan pasar bagi bahan-bahan daur ulang.
  • Tata cara operasi dan housekeeping
    1. Tindakan pencegahan kehilangan bahan baku, produk ataupun energi dari pemborosan, kebocoran dan tercecer dengan cara memasang bendungan/dike untuk menampung tumpahan dari tangki, memasang safety valve, perancangan tangki yang sesuai dan mendeteksi kebocoran.
    2. Penanganan bahan untuk mengurangi kehilangan bahan akibat kesalahan penanganan seperti bahan telah kadaluarsa.
    3. Penjadwalan produksi dapat membantu mencegah pemborosan energi, bahan dan air.
    4. Melakukan koordinasi pengelolaan limbah.
    5. Memisahkan atau segregasi limbah menurut jenisnya untuk memudahkan pengelolaan kerugian akibat kerusakan peralatan dan mesin.
    6. Mengembangkan tata cara penanganan dan inventarisasi bahan baku, energi, air, produk dan peralatan.
  • Penggunaan kembali
    1. Menggunakan kembali sisa air proses, air pendingin, dan bahan lainnya di dalam atau di luar sistem produksi.
    2. Mengambil kembali bahan buangan sebagai energi.
    3. Menciptakan kegunaan limbah sebagai produk lain yang dapat dimanfaatkan oleh pihak luar.
  • Perubahan teknologi
    1. Merubah peralatan, tata letak dan perpipaan untuk memperbaiki aliran proses produksi dan meningkatkan efisiensi.
    2. Memperbaiki kondisi proses seperti suhu, waktu tinggal, laju aliran, dan tekanan sehingga meningkatkan kualitas produk dan mengurangi jumlah limbah.
    3. Menghindari penggunaan bahan-bahan B3 (bahan beracun dan berbahaya).
    4. Menggunakan atau mengatur peralatan seperti motor dan pompa yang lebih hemat energi.
    5. Menerapkan sistem otomatisasi dapat menghasilkan perbaikan monitoring dan pengaturan parameter operasi untuk menjamin tingkat efisiensi yang tinggi.
  • Perubahan produk
    1. Merubah formulasi produk untuk mengurangi dampak kesehatan bagi konsumen.
    2. Merubah bahan pengemasan untuk mengurangi dampak lingkungan.
    3. Mengurangi kemasan yang tidak perlu.

Perbedaan antara produk ramah lingkungan dan tak ramah lingkungan

Produk ramah lingkungan Tak ramah lingkungan
Refine, Reduce, Reuse, Recycle, Recovery dan Retrieve Energy Tidak sepenuhnya menerapkan prinsip ramah lingkungan
Sebagian besar dapat di daur ulang Sebagian ada yang tidak bisa
Tidak menimbulkan polusi Polusi yang ditimbulkan berbahaya

BERAPA TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN DI INDONESIA

  1. Biogas

Biogas adalah gas mudah terbakar (flammable) yang dihasilkan dari proses fermentasi bahan-bahan organik oleh bakteri-bakteri anaerob (bakteri yang hidup dalam kondisi kedap udara). Pada umumnya semua jenis bahan organik bisa diproses untuk menghasilkan biogas, namun demikian hanya bahan organik (padat, cair) homogen seperti kotoran dan urine (air kencing) hewan ternak yang cocok untuk sistem biogas sederhana. Disamping itu juga sangat mungkin menyatukan saluran pembuangan di kamar mandi atau WC ke dalam sistem Biogas. Di daerah yang banyak industri pemrosesan makanan antara lain tahu, tempe, ikan pindang atau brem bisa menyatukan saluran limbahnya kedalam system Biogas, sehingga limbah industri tersebut tidak mencemari lingkungan di sekitarnya. Hal ini memungkinkan karena limbah industri tersebut di atas berasal dari bahan organik yang homogen. Jenis bahan organik yang diproses sangat mempengaruhi produktifitas sistem biogas disamping parameter-parameter lain seperti temperatur digester, pH, tekanan dan kelembaban udara. Salah satu cara menentukan bahan organik yang sesuai untuk menjadi bahan masukan sistem Biogas adalah dengan mengetahui perbandingan Karbon (C) dan Nitrogen (N) atau disebut rasio C/N.

  1. Biopori

Biopori atau yang biasa disebut dengan Teknologi Lubang Resapan Biopori merupakan metode alternatif untuk meresapkan air hujan ke dalam tanah, selain dengan sumur resapan. Pemanfaatan Biopori ini akan membuat keseimbangan alam terjaga, sampah organik yang sering menimbulkan bau tak sedap dapat tertangani, disamping itu juga dapat menyimpan air untuk musim kemarau.  Selain itu kelebihan dari Biopori ini adalah memperkaya kandungan air hujan, karena setelah diresapkan kedalam tanah lewat Biopori yang mengandung lumpur dan bakteri, air akan melarutkan dan mengandung mineral mineral yang diperlukan oleh kehidupan. Adapun tujuan Lubang Resapan Biopori (LRB) ini adalah agar air masuk sebanyak mungkin kedalam tanah.Kelebihan LRB lainnya adalah selain sederhana, alat ini sangat mudah digunakan oleh kaum perempuan.

Selain itu 10 manfaat dari LRB ini antara lain adalah memelihara cacing tanah; mencegah terjadinya keamblesan (subsidence) dan keretakan tanah; menghambat intrusi air laut; mengu-bah sampah organik menjadi kompos; meningkatkan kesuburan tanah; menjaga keanekaragaman hayati dalam tanah; mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh adanya genangan air seperti Demam Berdarah, Malaria, Kaki Gajah, (mengurangi masalah pembuangan sampah yang mengakibatkan pencemaran udara dan perairan); mengurangi emisi gas rumah kaca (CO2 dan metan); serta mengurangi banjir, longsor dan kekeringan.

  1. Energi alternatif

Energi alternatif biofuel yang dapat diperbarui dapat memperkuat ketersediaan bahan bakar. Karenanya untuk mengembangkan bahan bakar tipe ini perlu kerja sama yang harmonis dari semua pihak, termasuk pemerintah, industri otomotif dan swasta. Ada dua macam jenis biofuel yang bisa dikembangkan yaitu, etanol dan biodiesel. Etanol berasal dari alkohol yang strukturnya sama dengan bir atau minuman anggur. Untuk membuat alkohol dilakukan melalui proses fermentasi dari bahan baku tumbuhan yang mengandung karbohidrat tinggi, seperti ketela pohon. Etanol dipergunakan untuk menggerakkan mesin berbahan bakar bensin.Khusus untuk mesin diesel, bias mempergunakan bahan bakar jenis biodiesel. Diproduksi dari dari senyawa kimia bernama alkil ester yang bisa diperoleh dari lemak nabati. Bahan ester ini memiliki komposisi yang sama dengan bahan bakar diesel solar, bahkan lebih baik nilai C-etananya dibandingkan solar. Sebagai bahan bakar cair, biodiesel sangat mudah digunakan dan dapat langsung dimasukkan ke dalam mesin diesel tanpa perlu memodifikasi mesin. Selain itu, dapat dicampur dengan solar untuk menghasilkan campuran biodiesel yang memiliki C-etana lebih tinggi. Biodieselpun sudah terbukti ramah lingkungan karena tidak mengandung sulfur. Menggunakan biodiesel dapat menjadi solusi bagi Negara Indonesia untuk mengurangi ketergantungan pada impor bahan bakar solar sebesar 39,7%.

  1. Fenomena alam sering menjadi inspirasi bagi peneliti untuk menciptakan teknologi ramah lingkungan.

Biopulping adalah salah satunya yang meniru proses mikroorganisme pada proses pelapukan untuk digunakan dalam tingkat industri. Alam sering memberi ide cemerlang bagi hidup manusia dari proses pelapukan kayu, ranting, daun atau lainnya. Saat bahan-bahan itu melebur, terjadi pembusukan yang membuatnya hancur bersama alam. Tak ada sampah atau limbah. Bila ditelaah lebih detail, proses tersebut dimotori oleh mikroorganisme. Mikroorganisma yang terdiri atas sejumlah mikroba membantu proses pelapukan sehingga sampah alam itu terurai, kembali menjadi tanah berupa humus. Hasil kerja mikroorganisma yang sempurna tak menghasilkan polusi tersebut memberi inspirasi pada para ilmuwan kita untuk memanfaatkannya dalam sektor industri. Industri kertas dan pulp terkenal dengan limbahnya yang sulit diatasi. Limbah ini berasal dari bahan kimia seperti soda api, sulfit dan garam sulfida dalam proses penghilangan kandungan lignin. Bahan kimia inilah yang dianggap sebagai sumber pencemaran lingkungan.

Proses penggunaan sulfur mencemari udara dan sudah dilarang di sejumlah negara maju seperti Jerman. Pengolahan pulp yang ideal adalah biopulping, yakni mengolah pulp dengan menggunakan bantuan mikroba. Manfaat biopulping yang menonjol adalah penghematan energi dan pengurangan pemakaian bahan kimia. Proses pembuatan bubur kayu alias pulp dan kertas biasa dilakukan dengan memasak serpihan kayu, jerami atau ampas tebu. Semuanya menggunakan bahan kimia. Tujuan proses ini untuk memisahkan komponen lignin. Dalam biopulping, bahan-bahan kimia tadi digantikan oleh sejenis mikroba yang bias mengeluarkan enzim dan mendegradasi lignin. Mikroba ini adalah golongan jamur atau fungi pelapuk kayu yang banyak dijumpai di alam bebas. Bahan pemutih kertas yang selama ini menggunakan bahan kimia seperti klorit dan hidrogen peroksida dapat digantikan dengan enzim-enzim yang dikeluarkan oleh fungi pelapuk. Beberapa enzim yang sangat dikenal untuk menguraikan lignin adalah manganese peroksidase, laccase dan lignin peroksidase

Sepeda. Sekarang dikembangkan kelompok-kelompok masyarakat yang mengusung ide penggunaan sepeda sebagai alternatif alat transportasi yang ramah lingkungan seperti gerakan Bike-to-Work (B2W). Sepeda dapat digunakan dengan kecepatan rata-rata 20 km/jam dan daya jelajah sekitar 1-5 kilometer.

Sepeda Listrik.

Alternatif lain dari sepeda manual adalah sepeda yang digerakkan dengan tenaga listrik baterai yang dapat diisi ulang. Di samping lebih hemat biaya, sepeda ini juga tidak menimbulkan kebisingan dalam penggunaannya dibandingkan sepeda motor. Kecepatan berkendaraan maksimum jenis sepeda ini adalah sekitar 40-60 km/jam dengan daya jelajah hingga 60 km.

Kendaraan Hybrid. Adalah kendaraan yang dikembangkan dari bahan yang ultra-ringan tapi sangat kuat seperti komposit. Sumber tenaga kendaraan jenis ini umumnya merupakan campuran antara bahan bakar minyak dan listrik yang dibangkitkan dari putaran mesin kendaraan melalui teknologi rechargeable energy storage system (RESS). Kendaraan jenis ini diklaim sebagai memiliki tingkat polusi dan penggunaan bahan bakar yang rendah.

Kendaraan hypercar. Kendaraan jenis ini memiliki fitur konstruksi yang sangat ringan, desain yang aerodinamis, penggerak berbahan baker hybrid dan beban aksesoris yang minimal.

  1. Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

Pembangkit listrik tenaga surya adalah ramah lingkungan, dan sangat menjanjikan. Sebagai salah satu alternatif untuk menggantikan pembangkit listrik menggunakan uap (dengan minyak dan batubara).Sistem energi pembangkti tenaga surya, mengurangi ketergantungan dunia akan bahan bakar fosil, bayangkan energi gratis dan terus-menerus yang bersumber dari bumi kita disediakan untuk kebutuhan energi dan dapat dihandalkan mengurangi pengeluaran daya, dimana terus menjadi beban dalam kehidupan rumah tangga dan keuntungan bisnis anda. Keuntungan menggunakan listrik mandiri dengan menggunakan solar panel / panel surya:

  1. Merupakan energi terbarukan yang tidak pernah habis
  2. Menghemat listrik dalam jangka panjang
  3. Mengurangi pemanasan global
  4. Bersih dan ramah lingkungan
  5. Praktis tidak memerlukan perawatan
  6. Umur panel surya yang panjang
  7. Tidak tergantung dengan PLN
  8. Sangat cocok untuk daerah tropis seperti Indonesia